SUBNET / RESELLER / KEMITRAAN LJN

Mengurus ijin Penyelengaraan ISP membutuhkan waktu yang cukup lama dan tentu biaya yang cukup besar baik CAPEX maupun OPEX, CAPEX dan OPEX itu apa ya ? kalo belum tau apa itu CAPEX maupun OPEX saya rasa lupakan dulu sementara untuk mengurus ijin ISP karena itu salah satu Persyaratan pengajuan izin dan isi dari laporan Kegiatan Operasional yang harus di laporkan setiap tahunnya.

Pertanyaanya selanjutnya berapa sih biaya yang di perlukan untuk mengurus izin ini ? Jawabanya GRATIS. 

beneran loh GRATIS biaya urus izinnya, cuma untuk memenuhi persyaratan tersebut butuh biaya yang cukup besar tergantung CAPEX dan OPEX yang disusun sebelumnya. saya ngak perlu bahas CAPEX karena ini pasti besar tergantung mau seberapa besar usahanya, saya bahas sebagian OPEX yang harus di persiapkan untuk memenuhi syarat 

1. Sewa Rak (Opsional) sekitar 10jt perbulan atau bisa colocation.

2. Iuran Ke Anggotaan APJII, ASNumber, IPPublik kisaran belasan juta dan ada biaya tahunan.
3. Biaya interkoneksi ke local xchange atau konten( IIX, OpenIX, IX lainnya seperti PNI, GGC, dll) ini juga tergantung letak  datacenternya dan kapasitas untuk kebutuhan lengkap dan kapasitas besar bisa menghabiskan beberapa juta sampai beberapa puluh juta perbulannya.

4. IPtransit (bandwith internasional NAP) sepertinya sekarang mulai dari lima jutaan perbulan.

5. Metro-e (Pipa dari datacenter ke POP) Sepertinya paling murah juga mulai dari lima jutaan perbulan. 

6. dan lain-lain seperti sewa POP/BTS, Biaya SDM, Perpajakan dan masih banyak lagi.

Jadi ada alternatif lain selain dengan  repot urus ijin, dan ribet urusan core ISP, administrasi, Pajak yg cukup rumit, yaitu menjadi Subnet / Reseller / Mitra LJN sehingga yang perlu anda fokuskan hanya mencari pelanggan dan melakukan support yang prima kepada pelanggan tersebut,  dan sekarang Brand MITRA Bisa tetap digunakan. Bersama kami Kita Siap SCALEUP RtRwNet menjadi Kantor Cabang atau Kantor Layanan LJN dengan prinsip kita SCALEUP Bareng / Maju Bersama.

LANDASAN HUKUM PROGRAM KEMITRAAN

PT. LINTAS JARINGAN NUSANTARA

Polemik Pelaksanaan Penjualan Kembali Internet Akhirnya di tuangkan didalam PM Kominfo No.13 Tahun 2019.

https://jdih.kominfo.go.id/produk_hukum/view/id/714/t/peraturan+menteri+komunikasi+dan+informatika+nomor+13+tahun+2019+tanggal+25+oktober+2019

DASAR HUKUP KERJASAMA JUAL KEMBALI JASA TELEKOMUNIKASI

 

1. Kerjasama RtRwNet dengan ISP akan dituangkan didalam      Penjanjian Kerjasama (PKS) yang dibuat Rangkap dua              dengan materai.

2. ISP Wajib menjamin keberlangsungan seluruh layanan            Telekomunikasi yang di selengarakan sampai ke                      pelanggan RtRwNet yang menjadi mitranya.

3. Ketentuan Kerjasama Jual Kembali :

    a. Mengunakan Merek dagang ISP dan boleh                                  menambahkan merek dagang RtRwNet ke pelanggan.

    b. RtRwNet Wajib menjaga standart kualitas pelayanan                ISP.

   c. Seluruh pendapatan RtRwNet harus menjadi                             pendapatan ISP dan dibukukan oleh ISP.

   d. Billing mengunakan billing dari ISP.

   e. Internet yang di Jual harus Mengunakan IPPublik dan             ASNumber ISP.

 4. Dikecualikan Wartel dan Warnet.

 

Subscribe To Our Newsletter

Subscribe To Our Newsletter

Bergabunglah dengan milis kami untuk menerima berita terbaru dan pembaruan dari kami.

You have Successfully Subscribed!